
Pelajaran pertama hampir di semua kitab Nahwu adalah pembagian kata. Para ulama sepakat bahwa kata (kalimah) dalam bahasa Arab terbagi menjadi tiga jenis.
1. Isim
Isim adalah kata yang menunjukkan makna tanpa terikat waktu, seperti nama orang, benda, tempat, atau sifat. Contoh: مُحَمَّدٌ (Muhammad), كِتَابٌ (buku), مَسْجِدٌ (masjid).
Ciri-ciri isim antara lain:
- Bisa menerima alif lam, seperti الْكِتَابُ.
- Bisa bertanwin, seperti كِتَابٌ.
- Bisa didahului huruf jar, seperti فِي الْمَسْجِدِ.
2. Fi'il
Fi'il adalah kata kerja, yaitu kata yang menunjukkan perbuatan sekaligus waktunya. Contoh: ذَهَبَ (telah pergi), يَذْهَبُ (sedang atau akan pergi), اِذْهَبْ (pergilah).
Ciri-ciri fi'il antara lain:
- Bisa didahului قَدْ, seperti قَدْ قَامَ.
- Bisa didahului سَ atau سَوْفَ, seperti سَيَذْهَبُ.
- Bisa diakhiri ta' ta'nits sakinah, seperti قَامَتْ.
3. Huruf
Huruf adalah kata yang tidak memiliki makna sempurna kecuali jika bersambung dengan kata lain. Contoh: فِي (di dalam), مِنْ (dari), إِلَى (ke), هَلْ (apakah). Huruf tidak menerima ciri-ciri isim maupun fi'il.
Latihan kecil
Tentukan jenis kata pada kalimat ذَهَبَ الطَّالِبُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ. Jawabannya: ذَهَبَ adalah fi'il, الطَّالِبُ adalah isim, إِلَى adalah huruf, dan الْمَدْرَسَةِ adalah isim.
Pembahasan lengkapnya ada di Bab 2 kelas Nahwu Wadhih Jilid 1.
Mulai belajar bahasa Arab bersama KUBA
Ikuti kelas e-learning gratis dengan video, rangkuman, dan sertifikat.


