Wazan فَعَلَ: Cara Mudah Mengenali Pola Kata dalam Bahasa Arab
Tim KUBA 1 menit baca

Ketika membuka kitab Sharaf, Anda akan sering bertemu kata فَعَلَ, يَفْعُلُ, atau اِسْتَفْعَلَ. Itu bukan kosakata yang harus dihafal artinya, melainkan timbangan (mizan sharfi) untuk mengukur bentuk kata lain.
Bagaimana timbangan bekerja?
Kebanyakan kata kerja Arab berasal dari tiga huruf asli. Ketiga huruf itu dicocokkan dengan ف, ع, dan ل:
- Huruf asli pertama ditimbang dengan fa' (ف).
- Huruf asli kedua ditimbang dengan 'ain (ع).
- Huruf asli ketiga ditimbang dengan lam (ل).
Maka كَتَبَ berwazan فَعَلَ, عَلِمَ berwazan فَعِلَ, dan كَرُمَ berwazan فَعُلَ.
Huruf tambahan ikut ditulis
Jika kata mendapat huruf tambahan, huruf itu ditulis apa adanya di timbangannya. Contoh tsulatsi mazid:
- أَكْرَمَ berwazan أَفْعَلَ (memuliakan)
- عَلَّمَ berwazan فَعَّلَ (mengajarkan)
- قَاتَلَ berwazan فَاعَلَ (saling memerangi)
- اِسْتَغْفَرَ berwazan اِسْتَفْعَلَ (memohon ampun)
Mengapa ini memudahkan?
Setiap wazan membawa makna tertentu. Wazan اِسْتَفْعَلَ misalnya sering bermakna meminta sesuatu: اِسْتَغْفَرَ meminta ampunan, dan اِسْتَخْرَجَ berusaha mengeluarkan. Jadi, ketika bertemu kata baru dengan wazan yang sudah dikenal, Anda bisa menebak maknanya.
Pembahasan mizan sharfi ada di episode 2 kelas Al-Bidayah fi Ilmish-Shorf, sedangkan tiap wazan tsulatsi mazid dibahas satu per satu di Pengantar Ilmu Shorof episode 5 sampai 13.
Mulai belajar bahasa Arab bersama KUBA
Ikuti kelas e-learning gratis dengan video, rangkuman, dan sertifikat.


